Showing posts with label Grace. Show all posts
Showing posts with label Grace. Show all posts

Wednesday, August 6, 2008

Sai Inspires 6th August 2008 ( How to obtain God's Grace?)

There is plenty of grace that God can give you. But it is at a depth! Some effort is required to obtain it. If you need to fetch water from a well, you need to tie a rope to the bucket, lower it into the well and draw the water out. The rope to use is that of devotion. This rope must be tied to the vessel of your heart and lowered into the well of God's grace. What you receive, when the water is drawn out, is pure bliss. Live in love with everybody. Once you earn this love, everything else will be added unto you.

Tuhan memiliki segudang berkah/anugerah yang siap dilimpahkan bagimu, namun karunia-Nya terdapat di 'suatu tempat' yang amat dalam! Diperlukan upaya/usaha untuk memperolehnya. Jikalau engkau hendak menimba air dari dalam sumur, maka tentunya engkau membutuhkan seutas tali yang engkau ikat di sebuah ember, kemudian ember & tali itu diturunkan ke dalam sumur untuk menimba airnya. Tali dalam perumpamaan tersebut adalah devotion (bhakti), dimana tali itu harus diikat kepada hatimu yang disimbolkan sebagai ember serta diturunkan ke dalam sumur (Rahmat Tuhan). Air yang engkau dapatkan adalah berupa bliss yang murni. Hiduplah dalam cinta-kasih dengan semuanya. Sekali engkau memperoleh/melaksanakan cinta-kasih ini, maka segalanya akan ditambahkan kepadamu dengan sendirinya.

- Divine Discourse, May 24, 2002.

Friday, July 4, 2008

Sai Inspires 4th July 2008 ( What is the surest way to win the Lord's Grace?)

There are three types of devotion: the vihanga method, where like a bird swooping down upon the ripe fruit on the tree, the devotee is too impatient and by the very impatience he exhibits, he loses the fruit, which falls from his hold; the markata method where like a monkey which pulls towards it one fruit after another and by sheer unsteadiness is not able to decide which fruit it wants, the devotee too hesitates and changes his aim much too often and thus loses all chances of success; and the pipeelika method, where like the ant which slowly but steadily proceeds towards the sweetness, the devotee also moves direct, with undivided attention towards the Lord and wins His Grace!

Devotion (bhakti) terdiri atas tiga macam jenis, yaitu: jenis vihanga, yang ibaratnya seperti seekor burung yang terbang kesana-kemari untuk mencicipi buah-buahan yang sudah matang di atas pohon, dimana sang bhakta dari golongan ini cenderung tidak sabaran dan sebagai akibat ketidak-sabarannya itu, ia justru kehilangan buah yang hendak dicicipinya oleh karena terjatuh dari pohon. Kemudian jenis bhakti yang kedua adalah jenis markata, yang diperumpamakan sebagai seekor monyet yang begitu serakah mengambil buah sebanyak-banyaknya dan sebagai akibat ketidak-mantapan (hatinya), sang bhakta dari golongan ini cenderung suka ragu dan kerap berubah pikiran sehingga alhasil, kesempatan baginya untuk sukses juga semakin kecil. Dan yang terakhir adalah devotion jenis pipeelika, yang mirip dengan kawanan semut yang bergerak perlahan namun mantap menuju ke sumber manis; nah bhakta dari tipe ini juga bergerak maju secara yakin dan penuh perhatian kepada Tuhan guna memenangkan rahmat-Nya!

- Divine Discourse, Shivarathri, 1955.

Saturday, May 17, 2008

Sai Inspires 17th May 2008 (the sure way to win God's Grace)

God is Love and can be won only through the cultivation and exercise of Love. He cannot be trapped by any trick; He yields Grace only when His commands are followed - commands to love all, to serve all. When you love all and serve all, you are serving yourself most, yourself whom you love most! God's Grace envelops you then, and you are strengthened beyond all previous experience.

Tuhan adalah cinta-kasih dan hanya bisa didekati melalui pelaksanaan cinta-kasih (dalam kehidupan sehari-hari). Beliau tidak akan bisa dikibuli dengan aneka bentuk tipu muslihat; Rahmat Ilahi hanya bisa diiperoleh dengan jalan kita mematuhi arahan dan perintah-Nya, yaitu love all and serve all. Apabila engkau mencintai dan melayani semuanya, maka itu sebenarnya engkau sedang melayani dirimu sendiri, yaitu diri yang paling anda cintai ini! Dengan demikian, maka karunia Tuhan akan menyertaimu sehingga engkau akan diperkuat melebihi semua jenis pengalamanmu sebelumnya.

- Divine Discourse, June 26, 1969.

Friday, May 9, 2008

Sai Inspires 9th May 2008 ( What should we offer to God to win His Grace?)

Devotees bargain with God. They try to use the Lord to solve their problems and promise to adore Him when He brings them prosperity. They believe they can tempt Him with gifts of money, coconuts or cranial hair, as if they possess them by their own unaided skill! No. Offer Him steadfast faith, pure unselfish Love. Man has not tried to understand the magnificence of Love, its precious possibilities. It is far more valuable than tons and tons of erudition and miles-long titles before one's name. Place these on one pan of the balance called 'Life', and place one single drop of Love Divine in the other. The drop will outweigh the others.

Para bhakta suka melakukan tawar-menawar dengan Tuhan. Mereka mencoba untuk mendaya-gunakan Tuhan demi untuk tujuan agar persoalan mereka dapat terselesaikan sembari berjanji bahwa ia akan memuja-Nya jikalau diberikan kesejahteraan. Mereka beranggapan bahwa seolah-olah Tuhan bisa 'disogok' dengan pemberian berupa uang, kelapa ataupun rambut sekalipun! Janganlah berpandangan seperti itu! Persembahkanlah kepada-Nya keyakinanmu yang mantap serta cinta-kasih yang tanpa pamrih. Manusia belum mencoba untuk memahami kebesaran cinta-kasih yang jauh lebih berharga daripada berton-ton gelar kesarjanaan yang menempel di depan namamu. Cobalah letakkan gelar-gelar itu di satu sisi timbangan yang dinamakan 'kehidupan' ini, lalu di sisi yang lain letakkanlah satu tetes cinta-kasih Ilahi, maka setetes Divine Love akan jauh lebih berat daripada yang lainnya.

- Divine Discourse, February 29, 1984.