Showing posts with label Spiritual practice. Show all posts
Showing posts with label Spiritual practice. Show all posts

Wednesday, November 26, 2008

Sai Inspires 26th November 2008 (What is the result of all the spiritual practice?)

Water or fire as such, cannot move a train. They must both co-operate to produce a third thing, steam. The steam moves the engine forward. The curbing of the mind takes you to the winning post. Kerosene oil and air must both unite to form the gas which ignites in the petromax lamp to give light. Similarly Bhakthi or Jnaana or Karma (devotion or wisdom or action) must all lead to the achievement of equanimity. Otherwise, they are simply pseudo.

Air maupun api saja tidak akan bisa menggerakan kereta-api. Kedua-duanya harus saling bekerja-sama untuk menghasilkan unsur ketiga, yaitu uap (air). Nah, uap (air) inilah yang menjadi daya pengerak mesin kereta-api itu. Pengendalian mind (batin) akan mengantarkanmu menuju kemenangan. Minyak tanah dan udara haruslah bersatu guna membentuk gas yang menyalakan lampu petromaks. Demikian pula, Bhakthi atau Jnaana maupun Karma (devotion atau kebijaksanaan atau tindakan) harus menghasilkan pencapaian keseimbangan batin. Sebab jikalau tidak, maka semuanya itu hanyalah kepalsuan belaka.

- Sathya Sai Speaks, Vol 5, Ch 3, Jan 29 1965.

Wednesday, June 11, 2008

Sai Inspires 11th June 2008 ( What is the true purpose of all spiritual practices?)

Sadhana (spiritual practice) is most required to control the mind and the desires after which it runs. If you find that you are not able to succeed, do not give up the sadhana but do it more vigorously, for it is the subject in which you did not get passing marks that requires special study, is it not? Sadhana means inner cleanliness as well as external cleanliness. You do not feel refreshed if you wear unwashed clothes after your bath, do you? Nor do you feel refreshed if you wear washed clothes, but skip the bath. Both are needed, the baahya and the bhaava (the external as well as the internal) purity.

Sadhana (praktek spiritual) sangatlah diperlukan untuk mengendalikan mind dan keinginan-keinginannya. Jikalau engkau menilai bahwa engkau belum juga berhasil, janganlah engkau meninggalkan sadhanamu, melainkan sebaliknya engkau perlu semakin giat dalam pelaksanaannya. Hal ini persis seperti ketika engkau mengikuti ujian, dimana jikalau engkau masih belum lulus, maka tentunya engkau perlu belajar semakin serius dan giat. Nah, sadhana ini diartikan sebagai inner cleanliness dan juga sebagai external cleanliness. Tentunya engkau belum merasa segar jikalau setelah mandi, engkau masih mengenakan baju yang belum dicuci. Demikian pula, bila engkau mengenakan baju baru, tetapi oleh karena belum mandi, maka engkau juga akan merasa gerah! Jadi, kebersihan dari kedua aspek itu tetap saja diperlukan. Dengan perkatan lain, purity mencakup baahya dan bhaava (eksternal dan internal).

- Divine Discourse, Vijayadasami, 1953.