Showing posts with label devotee. Show all posts
Showing posts with label devotee. Show all posts

Saturday, May 3, 2008

Sai Inspires 3rd May 2008 ( How to be a true devotee in real life?)

How should devotion to God express itself? Not in ostentatious external forms like smearing vibhuti, wearing a special dress or flaunting a rosary. Devotees make a distinction between personal duties and service to the Divine. They look upon worship, meditation and the like as Divine service and what they do for their families and friends as personal duties. This kind of division amounts to practicing a deception on God. God is Omnipresent and subsumes all things. Hence, there is no meaning in making a distinction between one kind of work and another.

Bagaimanakah caranya mengkespresikan devotion (bhakti) kepada Tuhan? Bhakti bukanlah diartikan sebagai tindakan mengoleskan badan kita dengan lapisan vibhuti, juga bukan berarti harus memakai gaun/pakaian yang khusus maupun menggunakan japamala (tasbeh). Para bhakta membuat garis perbedaan antara tugas/tanggung-jawab pribadi dan pelayanan kepada Divine. Mereka menganggap bahwa ibadah, meditasi dan sejenisnya adalah pelayanan kepada Divine, sedangkan tugas/tanggung-jawabnya kepada keluarga dan teman-temannya sebagai urusan pribadinya. Pembagian-pembagian seperti ini sebenarnya merupakan praktek penipuan bagi Tuhan, sebab Beliau adalah Omnipresent dan mencakupi segala-galanya. Jadi, tak ada gunanya melakukan pembagian-pembagian seperti itu.

- Divine Discourse, June 25, 1989.

Thursday, April 17, 2008

Sai Inspires 17th April 2008 ( When can one call himself or herself a devotee?)

Who is a devotee and how can you claim the privileges of that position? Unless you have unshakable faith, you do not deserve that name. If you are rooted in that faith, success is yours, without a doubt... The joy of the devotee satisfies the Lord; the joy of the Lord is the reward of the devotee.


Siapakah yang layak disebut sebagai bhakta dan bagaimanakah caranya agar engkau memang layak untuk mengklaim dirimu sebagai bhakta? Apabila engkau belum memiliki keyakinan yang tak tergoyahkan, maka engkau belum layak untuk menyandang sebutan itu. Tetapi jikalau keyakinanmu sudah akar mendalam, maka kesuksesan niscaya akan menjadi milikmu tanpa diragukan lagi... Keceriaan yang dipetik oleh bhakta akan menyenangkan hati Tuhan; sebaliknya keceriaan-Nya akan menjadi imbalan yang bernilai bagi sang bhakta.


- Divine Discourse, March 4, 1962.