Showing posts with label problems. Show all posts
Showing posts with label problems. Show all posts

Sunday, June 8, 2008

Sai Inspires 8th June 2008 ( What is at the root of today's problems? And how can we overcome them?)

Human life today is riddled with many problems. People are confused as to what they should believe and what they should reject, what they should do and what they should eschew. Man has lost the capacity to discriminate between the enduring and the ephemeral. He believes in the unreal and has no belief in that which should be believed. The reason for this is self-interest. It is only when human behaviour is reformed that the world will get transformed. The process of change has to begin in men's minds... The state of the world, good or ill, depends on the behaviour of individuals. There is nothing wrong with the world in itself. It is man's wrong desires which are the cause of his misery. Hence, keep your minds ever pure and unsullied. Keep out rigorously all bad thoughts by reciting the name of the Lord.

Kehidupan manusia dewasa ini penuh dengan berbagai macam persoalan. Manusia telah kehilangan arah dalam hal memilih antara mana yang harus mereka yakini dan mana yang harus mereka tolak, mereka juga kebingungan dalam memilih antara apa yang harus mereka lakukan dan yang tidak boleh dilakukan. Manusia telah kehilangan kemampuan diskriminatifnya. Ia justru lebih percaya terhadap hal-hal yang tidak real dan sebaliknya malah tidak yakin sama sekali terhadap sesuatu yang seyogyanya ia yakini. Sumber penyebab dari segala kekacauan ini adalah dikarenakan adanya self-interest (sifat yang terlalu mementingkan dirinya sendiri). Dunia ini hanya bisa mengalami transformasi jikalau manusia melakukan reformasi terhadap behaviour (sikap/perilaku)nya. Proses perubahannya haruslah dimulai dari mind masing-masing manusia.... Kondisi dunia ini (baik atau buruk), sangatlah dipengaruhi oleh behaviour masing-masing individu. Tidak ada yang salah dengan dunia ini. Penyebab segala bentuk penderitaan adalah dikarenakan oleh keinginan-keinginan manusia yang salah. Oleh sebab itu, engkau perlu menjaga batinmu agar senantiasa suci dan murni. Jauhilah segala bentuk pikiran-pikiran negatif dengan jalan senantiasa mengulang-ulang nama-nama Tuhan.

- Divine Discourse, June 1st, 1991.

Wednesday, April 9, 2008

Sai Inspires 9th April 2008 ( Why do we have troubles? And what should we do when we are confronted with problems?)

The patient must himself drink the drug; there is no vicarious cure. The balm must be applied where the pain is. The cause of the illness and of the misery is in your mental vision, for, you see many, when there is only One. You say "My God," "Their God," "Your Baba," as if there are so many Gods existing to help you quarrel and fight among yourselves. Ask the Lord for the removal of your earthly troubles; there is no mistake in that. It is much better than asking other men, and losing self-respect and honour.

Seorang pasien hendaknya meminum obat-obatannya sendiri; tidak ada penyembuhan yang bisa diwakilkan kepada orang lain. Obat balsem haruslah dioleskan di bagian badan yang sakit. Sumber penyebab penyakit dan penderitaanmu adalah dikarenakan oleh pandangan batinmu sendiri, yaitu terutama oleh karena engkau melihat kemajemukan dalam sesuatu yang sebenarnya satu adanya (Diversity in Unity). Engkau mengklaim, "Inilah Tuhan-ku, "Tuhan mereka", "Baba-mu" - seolah-olah terdapat begitu banyak Tuhan yang bisa membantumu untuk saling bertengkar dan bertikai satu sama lainnya. Sebaiknya mintalah bantuan kepada Tuhan untuk menyingkirkan persoalan-persoalan duniawimu; permintaan seperti ini tentu tidak ada salahnya dab malah jauh lebih baik daripada meminta bantuan kepada orang lain dan kehilangan harga diri.

- Divine Discourse, July 29, 1964.

Friday, December 21, 2007

Sai Inspires - 16th December 2007 ( Swami today gives us a solution that will solve most of our problems)


There must be sincerity and unity of thought, word and deed. Develop fraternal feelings towards all. Differences of opinion can be resolved by compromise. If egoistic pride is given up, all difficulties can be overcome. From today make a bonfire of your ignorance and egoism, and develop love in your hearts.
Diperlukan ketulusan dan kekompakan dalam pikiran, ucapan dan perbuatanmu. Tumbuh-kembangkanlah perasaan saling bersaudara dengan sesama. Perbedaan pendapat bisa diselesaikan secara kompromi. Jikalau kesombongan bisa diatasi, maka semua bentuk kesulitan (hidup) akan bisa diselesaikan. Mulai hari ini, bakarlah kebodohan batin dan perasaan egoismu, dan sebaliknya kembangkanlah cinta-kasih di dalam hatimu.
- Divine Discourse, October 2nd, 1987.