Monday, December 28, 2009

Sai Inspires 26th December 2009


Whoever one may be, they have to engage themselves to do some work, whatever it might be. The one who engages inkarma (work), renouncing the fruit of all action and following the discipline of silence, can within a short time, realize Divinity. For such souls, work is like breathing and life is impossible without it. This should be the essential trait for every aspirant. Agitation and restlessness (asanthi) comes only when the fruit of the action is desired. If the fruit is disregarded and joy is derived from the very activity itself, then one gets undisturbed inner peace (prasanthi). No one ever thinks of the results and benefits of doing the karmaof breathing...is it not? So too, when work is done, never worry about its result. This will give you real Prasanthi.

Siapapun ia adanya, harus menyibukkan diri melakukan suatu pekerjaan, apapun jenisnya. Ia yang terlibat di dalam karma(kerja), tidak terikat pada hasil dari semua perbuatan dan selalu berada dalam keheningan, bisa dalam waktu yang singkat, mendapatkan kesadaran Tuhan. Untuk jiwa-jiwa seperti itu, bekerja adalah bagaikan bernafas dan tidak akan bisa hidup tanpanya. Hal ini haruslah menjadi sifat yang mendasar bagi setiap pencari spiritual. Kegoyahan dan ketidaktenangan (asanthi) akan muncul hanya saat kita terikat pada hasil dari perbuatan kita. Jika kita tidak terikat pada hasil perbuatan, dan kebahagiaan bisa didapat dari setiap kegiatan yang kita lakukan, maka kita bisa mendapatkan ketenangan diri yang tak tergoyahkan (prasanthi). Tak seorangpun pernah berpikir tentang hasil dan keuntungan dari melakukan karma bernafas... bukan begitu? Demikian juga, saat kita melakukan perbuatan, jangan pernah khawatir akan hasilnya. Ini akan memberimu Prasanthi yang sejati.

-Divine Discourse, Prasanthi Vahini

No comments: