Monday, June 28, 2010

Sai Inspires 28th June 2010


The word ‘Sutra’ means that which, through a few words, reveals vast meanings. The Sutras discuss contrary points of view in order to remove all possible doubts about the validity and meaning of the sacred texts. The word ‘Mimamsa’, as used in ancient Indian philosophy, means the conclusion arrived at after inquiry and investigation, the inference adopted as correct after deep consideration of possible doubts and alternatives. The Vedas deal with two concepts: Dharma (Righteous actions) and Brahma (God). The Purva Mimamsa deals with Dharma or performing the rites and rituals in daily life in a righteous manner. The Uttara Mimamsa deals with Brahma (God) and its emphasis is on Jnana (experiential wisdom).

Kata ‘Sutra’ berarti melalui beberapa kata, mengungkapkan makna yang luas. Sutra membahas poin-poin yang bertentangan dengan beberapa pandangan agar dapat menghapus semua keraguan tentang kebenaran dan makna dari naskah-naskah suci. Kata 'Mīmāṃsā', seperti yang digunakan dalam filsafat India kuno, berarti menarik kesimpulan setelah dilaksanakan penyelidikan dan penelitian, sehingga kesimpulan yang diambil adalah sesuatu yang benar setelah dilakukan pertimbangan yang mendalam tentang keragu-raguan dan alternatif lainnya. Veda menguraikan dua konsep: Dharma (Kebajikan) dan Brahma (Tuhan). Purva Mīmāṃsā berhubungan dengan Dharma atau melakukan upacara dan ritual dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yang benar. Uttara Mimamsa berhubungan dengan Brahma (Tuhan) dan penekanannya adalah pada Jnana (kebijaksanaan).

- Sutra Vahini, Chap 1, "Thereafter, the inquiry into Brahman" .

No comments: