Monday, April 26, 2010

Sai Inspires 25th April 2010


Your devotion to God has to be continuous, uninterrupted, like the flow of oil from one vessel to another. You may have observed that the young monkey relies on its own strength to protect itself. Wherever its mother might jump, it has to attach itself fast to the mother's belly and should not release its hold, even if pulled apart. So too, as a devotee you must stand the test at the hands of the Lord and hold on to the Lord's Name at all times and under all conditions, tirelessly, without the slightest trace of dislike or disgust, bearing ridicule and criticism of the world and overcoming the feelings of shame and defeat. Practice of devotion of this kind is called Markatakishora Marga. Prahlada, a great child devotee of the Lord, practiced this kind of devotion.

Bhakti (pengabdian)mu pada Tuhan harus terus menerus, tidak terputus, diibaratkan seperti aliran minyak dari satu bejana ke bejana yang lain. Engkau mungkin telah mengamati bahwa monyet muda mengandalkan kekuatannya sendiri untuk melindungi dirinya. Kemanapun ibunya melompat, secepatnya ia harus melekatkan dirinya ke perut ibunya dan tidak ingin lepas dari pegangannya, bahkan jika pegangannya terlepas. Demikian juga, sebagai seorang Bhakta, engkau harus berpegangan pada tangan Tuhan serta berpegang pada Nama Tuhan setiap saat dan dalam segala keadaan, tanpa kenal lelah, tanpa sedikit pun perasaan tidak suka, tidak mencemooh, tidak mengkritik dunia dan mengatasi perasaan malu dan kegagalan. Praktek bhakti yang seperti ini disebut Markatakishora Marga. Prahlada, seorang bhakta agung, melaksanakan bhakti seperti ini.

-Divine Discourse, Vidya Vahini.

No comments: