Tuesday, February 23, 2010

Sai Inspires 21st February 2010


Give up the feelings "I" and "you". Only then can you understand the glory of that which is neither “I” nor “mine”. This does not mean you renounce everything. Deal with the world as duty demands, in a spirit of detachment. The acid test by which an activity can be confirmed as holy and sacred is to examine whether it promotes attachment or bondage. The activity is unholy or sinful if it arises from or promotes greed. With the intent of fulfilling your legitimate duties, pray to God to keep you alive for a hundred years. You will not incur blame. This is the lesson from true education.

Hilangkanlah perasaan “aku” dan “kamu”. Hanya dengan demikianlah maka engkau akan bisa memahami keagungan yang bukan “aku” ataupun “milikku”. Hal ini tidaklah berarti engkau harus melepaskan segalanya. Tetaplah berurusan dengan dunia sejauh yang diperlukan sebagai kewajiban yang harus engkau tunaikan, namun tetap dengan semangat ketidakterikatan. Batu uji untuk menilai apakan suatu tindakan bisa digolongkan sebagai keramat dan suci adalah dengan memeriksa apakah hal itu menumbuhkan kemelekatan atau keterikatan. Suatu tindakan dipandang sebagai tidak suci atau penuh dosa jika hal itu muncul dari keserakahan atau menumbuhkan keserakahan. Dengan maksud untuk menunaikan tugasmu, berdoalah kepada Tuhan untuk menganugerahimu umur panjang. Engkau tidak akan menimbulkan kesalahan. Ini adalah pelajaran dari pendidikan yang sejati.

- Divine Discourse, Vidya Vahini

No comments: