Thursday, February 17, 2011

Sai Inspires - November 26, 2010

The teacher must come down to the level of the student. This process is called ‘descent.’ It does not mean stepping down from the top to the ground. It only means accepting the level of the person who is to be benefited. The baby on the floor cannot jump in to the arms of the mother, when she calls upon it to come up. Iif the mother feels “I am a great person, I will not stoop”, she cannot possess the child. Stooping does not make a person small. The teacher too, is not demeaning himself when he comes down to the level of the pupil in order to teach him. It is only a laudable sign of love.

Guru harus menyesuaikan dirinya ke tataran murid. Proses ini disebut ‘turun’. Hal ini bukan berarti merosotnya derajat sang guru dari puncak ke dasar. Ini artinya bahwa guru menerima sepenuhnya tingkatan dari seseorang yang akan diberinya ajaran. Bayi di lantai tidak bisa melompat ke tangan ibu, ketika sang ibu memanggil si bayi supaya bangun. “Saya adalah orang yang utama. Saya tidak akan membungkuk” – jika sang ibu memiliki perasaan seperti itu, ia tidak akan bisa mengasuh anak. Membungkuk tidak akan membuat seseorang menjadi kerdil. Demikian juga dengan guru, ia tidaklah merendahkan dirinya sendiri ketika ia turun untuk menyesuaikan diri ke tingkatan sang murid untuk memberinya pelajaran yang sesuai. Itu hanya suatu tanda rasa kasih guru yang terpuji.

- Vidya Vahini, Ch 19.

No comments: