Saturday, September 8, 2007

Sai Inspires - 8th September 2007




All must cultivate the spirit of equal-mindedness. This is the mark of a true human being. It is the spirit of serenity in which one looks upon praise or blame, honour or dishonour, pleasure or pain alike. We tend to shrivel up when somebody abuses us; the whole world looks gloomy. We swell with pride when anybody praises us. What we should cultivate is an attitude in which we remain unaffected in both the situations. Shanthi (mental tranquility) is necessary for experiencing the truth of the Self. There is no greater thing on earth than peace of mind. Every effort must be made to acquire Shanthi.



Setiap orang hendaknya berupaya untuk memiliki keseimbangan-batin (equal-mindedness). Batin yang seimbang merupakan pertanda manusia sejati. Semangat ketenangan atau ketentraman seperti ini akan membekalimu batin yang seimbang dan sikap yang seimbang ketika menghadapi dualisme kehidupan, yaitu pujian ataupun celaan, dihormati maupun tidak dihormati, rasa senang maupun sedih. Pada umumnya kita cenderung menjadi lesu ketika seseorang memperlakukan kita secara tidak baik; seolah-olah seisi dunia menjadi kelam. Sebaliknya, kita langsung berbesar-hati dan berpotensi menjadi sombong ketika setiap orang memuji-muji kita. Jadi, sikap yang perlu kita kembangkan adalah sikap dimana kita tidak terpengaruh oleh kedua situasi tersebut. Shanthi (ketenangan mental) sangatlah dibutuhkan agar kita dapat mengalami sendiri jati-diri (Self) yang hakiki. Tak ada sesuatupun yang lebih berharga di muka bumi daripada ketenangan batin. Segala daya upaya perlu dikerahkan untuk memperoleh Shanthi.



- Divine Discourse, May 26, 1985.

No comments: