Tuesday, March 11, 2008

Sai Inspires - 8th March 2008 ( What is the first step in spiritualising our life?)

The first step in spirituality is: Practising silence. Then, you can more easily recognize the galloping of the mind behind worldly happiness. Restrain its movements; turn it inside, into the calm lake of bliss that lies deep in the heart! Get over fear, by establishing your mind in the One, for, fear can arise only when there is another. An inquirer from the United States asked Me recently, 'How can faith become firm?' I answered, 'When the Truth is known, faith is rendered firm.' When the truth is known that it is a rope, faith in its harmlessness is made firm, and fear that it is a snake disappears. Let people know the Truth; they will then grow in faith and the faith will endow them with great energy and enthusiasm. The rest will follow, and Dharma (righteousness) can flourish in this world.

Langkah yang pertama dalam spiritualitas adalah mempraktekkan silence (keheningan). Dengan demikian, maka akan semakin mudah/gampang bagimu untuk mengenali keresahan batinmu yang bergejolak di belakang semua kebahagiaan duniawi yang ada. Kendalikanlah pergerakan pikiranmu; alihkanlah ia ke dalam, yaitu ke tengah-tengah keheningan danau bliss yang terdapat di dalam hatimu! Taklukan ketakutanmu, yaitu dengan memantapkan batinmu kepada Yang Maha Esa, sebab rasa takut baru timbul jikalau memang terdapat dualisme. Seseorang dari Amerika Serikat bertanya kepada-Ku, 'Bagaimanakah caranya untuk memantapkan keyakinan?' Jawaban-Ku adalah, 'Ketika engkau telah mengetahui kebenaran, maka keyakinanmu akan menjadi mantap.' Ketika engkau tahu bahwa itu adalah seutas tali, maka engkau menjadi yakin bahwa ia tidak akan berbahaya dan ketakutanmu bahwa ia adalah seekor ularpun akan lenyap dengan sendirinya. Biarkanlah orang-orang mengetahui tentang kebenaran; maka dengan demikian, mereka akan memiliki keyakinan dan selanjutnya keyakinannya tersebut akan membekalinya dengan energi dan antusiasme yang besar. Selebihnya akan ikut dengan sendirinya, dan kelak Dharma (kebajikan) akan tumbuh subur di seluruh dunia.

- Divine Discourse, March 8, 1971.

No comments: