Monday, May 18, 2009

Sai Inspires 18th May 2009


Liberation is giving up of the unreal. Let us suppose you want a cup of fruit juice. Unless you throw away the water already in the cup, you cannot pour the juice in the cup. Similarly, unless you give up materialism, Atma bhava (spiritual attitude) cannot come to you. Moksha (Liberation) is not a distinct and different spiritual discipline. It is only giving up unnecessary desires. Ignorance is the cause of jealousy, and jealousy is the cause of disharmony. And disharmony is the cause of anger. Through anger, wisdom is lost. The real spiritual wisdom is seeing "One in All" at all times. If there is duality or differences, wisdom declines.

Kebebasan diperoleh dengan menghilangkan khayalan. Andaikan engkau ingin segelas jus buah. Selama engkau belum membuang air yang telah memenuhi gelas itu sebelumnya, engkau tidak akan dapat menuangkan jus tersebut kedalamnya. Demikian halnya, sebelum engkau menghilangkan keterikatan pada benda-benda duniawi, Atma bhava (sikap tingkah laku spiritual) tidak akan bisa masuk ke dalam dirimu. Moksha (Kebebasan) bukanlah merupakan disiplin spiritual yang berbeda dan terpisah. Semua itu hanyalah tentang bagaimana kita melepaskan diri dari segala keinginan yang tidak perlu. Kebodohan adalah penyebab dari iri hati, dan iri hati menyebabkan ketidakharmonisan. Dan ketidakharmonisan adalah penyebab kemarahan. Karena amarah, lenyaplah kebijaksanaan. Kebijaksanaan spiritual sejati adalah melihat “Tuhan dalam Diri Semua Makhluk” setiap waktu. Jika masih ada dualitas atau perbedaan, maka terbenamlah kebijaksanaan.

- Divine Discourse, Sep 21, 1980

No comments: