Tuesday, May 13, 2008

Sai Inspires 13th May 2008 ( What is the blissful and self-fulfilling state that we have to reach?)

In the beginning, the Adored and the Adorer are distant and different; but, as the Sadhana (spiritual practice) becomes more confirmed and consolidated, they commingle and become more composite. For, the individual and the Universal are one; the wave in the sea. Merging fulfils. When merged, the ego is dissolved; all symbols and signs of the particular like name, form, caste, colour, creed, nationality, sect and the rights and duties consequent thereon, fades. For such individuals, who have liberated themselves from the narrowness of individuality, the only task is the uplift of humanity, the welfare of the world and the showering of love. Even if they are quiet, the state of Bliss in which they are, will shower bliss on the world. Love is in all, Love is of all, Love is all.

Pada awalnya, the Adored (Tuhan) dan the Adorer (manusia) saling berbeda dan saling berjauhan. Namun setelah melalui serangkaian proses Sadhana, kedua-duanya semakin terkonsolidasikan satu sama lainnya. Sebab pada hakekatnya, sang individu dan universal adalah satu adanya; bagaikan riak-riak gelombang samudera. Ketika keduanya telah bersatu (merging), maka tiada lagi sang ego; demikian pula tidak ada lagi perbedaan-perbedaan dalam hal nama, rupa, kasta, warna kulit, suku/ras, kebangsaan, sekte dan lain-lain. Bagi sang individu yang telah berhasil membebaskan dirinya dari kepicikan individualitas seperti ini, maka satu-satunya tugas yang diembannya adalah mengangkat harkat & martabat kemanusiaan, mengupayakan kesejahteraan dunia dan mencurahkan cinta-kasih. Seandainyapun mereka tidak melakukan apa-apa, kondisi blissful yang dimilikinya sudah cukup mencurahkan bliss kepada dunia ini. Cinta-kasih ada di dalam segala-galanya, cinta-kasih adalah milik semuanya, cinta-kasih adalah segala-galanya.

- Divine Discourse, December 21, 1967.

No comments: