Friday, July 25, 2008

Sai Inspires 25th July 2008 (the best and most practical approach to achieve equality, harmony and peace in present society)

When individuals change, society will change. And when society changes, the whole world will transform. Unity is the secret of social progress, and service to society is the means to promote it. Every person therefore should devote oneself to such service in a spirit of dedication. It should be realized that material comfort is not the sole aim of social living. A society in which the individuals are concerned only about material welfare will not be able to achieve harmony and peace. Even if it is achieved, it will only be a patched-up harmony for, in such a society, the strong will oppress the weak. Nor will an equal distribution of the bounties of nature ensure anything but a nominal equality. How will the equal distribution of material goods achieve equality with reference to desires and abilities? Desires have, therefore , to be controlled by developing the spiritual approach and diverting the mind from material objects to the Divine seated in each one’s heart.


Ketika individu berubah, maka lingkungan masyarakatnya juga akan mengalami perubahan. Dan apabila society (masyarakat) berubah, maka seluruh dunia juga akan mengalami transformasi. Unity (persatuan) adalah kunci untuk berkembangnya society, dan pelayanan adalah cara untuk mendukung perkembangan bagi society. Oleh sebab itu, setiap orang hendaknya membaktikan dirinya bagi pelayannan penuh semangat dedikatif. Hendaknya engkau menyadari bahwa kenyamanan materi bukanlah satu-satunya tujuan hidup. Masyarakat yang individu-individunya hanya peduli atas kesejahteraan materi tidak akan mencapai keharmonisan dan kedamaian. Seandainyapun jikalau keharmonisan dan kedamaian itu tercapai, maka ia hanyalah keharmonisan yang tidak utuh oleh sebab yang kuat akan menekan yang lemah. Keadilan sosial juga tidak akan tercapai. Lalu bagaimanakah caranya memperoleh kesejahteraan sosial? Yatiu dengan jalan mengendalikan keinginan melalui pendekatan spiritual dan mengalihkan mind dari obyek-obyek materi kepada Divine yang ada di dalam hati masing-masing.

No comments: